Minggu, 11 November 2012

The first view♡

      Kamu tau? Kamu itu lucu, penerang dalam malam-malamku yang sepi. Adakah yang sudah menghiasi hatimu saat ini? Kuharap aku adalah orangnya. Jika tidak, aku bisa berbuat apa benderang? Paling hanya menangis sesenggukan, disertai hati yang pecah dan kering kerontang, sambil melihat punggungmu yang berlalu tanpa menoleh pada rona malam.
       Ya, akulah rona malam, dia gelap dan sunyi tanpa ada benderang. Dan benderang itu adalah kamu sayang ..
Maaf, aku terlalu takut untuk memberikan seluruh hatiku padamu, aku ini pengecut.. ya, aku tau itu.. aku hanya tak ingin hancur hanya karena ditinggal pergi olehmu, aku hanya tak ingin menyerah pada kata munafik seperti “cinta” yang selalu dituhankan dimana-mana. Tapi sekarang? Bodohnya aku ini, aku hanya diam melihatmu pergi, terkesiap menyaksikan hatiku hancur sendiri. Percuma!! Walau sekencang apapun aku meremas bajuku, sesering apapun kuteteskan air mataku, sesulit apapun masa yang kuhadapi tanpamu, sesak ini takkan hilang, yang ada hanya kamu yang terus membayangi pikiran.
Kamu tau?
             Kita ini Mars dan Venus, terlalu berbeda untuk jadi satu. Bahkan aku tak percaya dengan cerita-cerita klise yang selalu dielu-elukan teman-temanku. “Cinta bisa mengatasi segala perbedaan” katanya. Apa benar? Kenapa bagiku kata-kata itu sinetron sekali rasanya tuan? Kenyataan yang ada sangat berbeda dengan cerita-cerita khayalan. Aku tak sedewasa yang aku kira, dan kamu tak mengerti, begitu juga sebaliknya. Kita ini terlalu rapuh, lemah pada apa yang membuat kita satu. Tapi mau bagaimana, hatiku telah dicuri olehmu sampai tak tersisa, sampai aku tak punya apa-apa lagi sekarang..
             Ya, aku adalah putri yang hilang dalam kegelapan, dan kamu adalah penyelamatnya Maaf, aku telalu lemah untuk selalu bertahan dengan rapuhnya kamu. Aku terlalu egois untuk mengakui kecintaanku padamu, bahkan aku terlalu sombong untuk menangis di depanmu. Sekarang, duniaku berhenti berputar, bahkan aku tak becus mengerjakan pekerjaan ringan, selalu saja ada yang salah di tengah jalan. Aku selalu limbung, mataku sipit dan bengkak di sekitarnya, wajahku kacau penuh bekas air mata, ahh.. aku tak tau bagaimana dia bisa terus mengalir tanpa kupinta, jikalau waktu telah lelah menghimpitnya, dia akan berhenti sejenak, lalu mengalir lagi di menit yang berbeda.
Kamu tau?
       Kamu itu penyebab rindu, sampai dia lelah terus menunggu, pembuat marathon dalam jantung hatiku. Waktu bagai musuh bebuyutan dalam agenda kita, pertanda akan ada perpisahan dan jeda. Ah mengapa kamu tak berubah jadi jam tanganku saja, yang selalu bisa kubawa-bawa tanpa takut pada hilangnya kebersamaan kita. Saat kamu kikuk melihat wajahku yang malu, kamu selalu menggosok-gosok hidungmu, wajahmu ikut memerah, dan kamu selalu pura-pura sibuk melihat kesana-kemari tanpa pernah melepas genggaman tanganmu padaku.
      Ya, akulah bumi yang membutuhkan matahari, dan matahari itu adalah kamu..
Maaf, aku hanya bisa berteriak pada malam itu, berharap saat itu hanya salah satu mimpi burukku dan aku akan terkesiap, terbangun dengan terengah-engah. Namun, seberapa kencang aku berteriak pun, aku tak kunjung bangun, apa yang salah denganku? Mengapa duniaku berbalik 180 derajat tanpa aku mau? Padahal kamu telah berusaha menarik tanganku,membuatku jatuh dalam pelukanmu.. untuk terakhir kali, jikalau memang semua ini telah berakhir..
Kamu tau?
             Kamu adalah pembuat senyum dalam hari-hari penatku, aku selalu membuat alasan palsu hanya untuk bertemu denganmu, aku selalu bilang kalau aku ingin belajar bersama dengan teman-teman, padahal aku hanya ingin melihat wajahmu walaupun hanya sebentar. Memandang kerlingan matamu saat menggodaku, merasakan sentuhan tanganmu saat kamu membelai sayang kepalaku, mendengar suaramu walau kamu akan mengomel karena aku selalu pulang larut malam,
Ya, aku adalah pluto-mu, dan kamu adalah mars-ku
          Maaf, sepertinya aku akan menangis lagi malam ini. Entah sudah berapa banyak air mata yang jatuh sia-sia, aku tak peduli lagi! Karena hatiku ini telah layu, kosong tak bersisa, yang ada hanya luka menggores dimana-mana. Apa kabarmu disana sayang? Apakah hatimu sama matinya seperti aku? Ahhhh.. bahkan aku tak berani membayangkan jika perasaanmu telah hilang. Aku bisa mati! Saking tak ada arah yang ingin aku tentukan, lalu bagaimana ini? Bagaimana nasib hatiku nanti? Bagaimana jika dia tak bisa terobati? Aku tak ingin tidur malam ini, terlalu takut untuk bertemu denganmu.. dalam mimpi burukku yang ke sekian kali.


bassed on @omgooglessssss


Sabtu, 10 November 2012

Bagaimana Dengan Pacar Yang Pencemburu.

Kalo gak kamu, ya pacar kamu yang cemburuan. sama-sama gak bisa dewasa atau terlalu sayang dan timbul posesif. Jadi, cuma gara-gara dia cemburuan kamu gak sabar menghadapinya dan menghindar darinya. 
Kesalahan fatal adalah menghindar dari rasa cemburunya. cemburu bukan hal yang sulit untuk dihadapi dia cuma butuh “penjelasan”. Setiap penjelasan itu cukup untuk menenangkan hatinya. dia cuma butuh itu aja. cuma kamunya aja terlalu takut kalau dia marah-marah, Kecemburuan dia toh itu demi kamu kok, demi hubungan kamu. karena dia terlalu sayang dan gak mau kehilangan kamu atau kamu yang gak begitu paham untuk masalah hal kecemburuan dan sikap labilnya dia. dia cemburu itu bukan karena dia posesif, kamu yang gak begitu paham bagaimana perasaanya dia, pahami hatinya. kamu menundukan hatinya aja bisa. masa gak bisa nundukin rasa emosinya, egoisnya, cemburunya. intinya kamu sayangkan?
Dia enggak egois, kamu yang egois. yang belum pernah mau mendengarkan rasa cemburunya dan kamu gak pernah kasih penjelasan untuknya. Atau kamu yang sudah terlalu lelah menhadapi rasa cemburunya dan terus menghindar dan menerima orang baru lalu? lalu kamu sudah nyaman dengan orang baru tersebut, hingga dia terabaikan sangat terabaikan, digantung olehmu. ingat 1 hal; bagaimana jika posisi dia ada pada kamu?
Perasaan itu bukan karena kamu yang gak begitu paham maksudnya. tapi kamu gak begitu menerima maksudnya. Sekarang, mungkin kamu menganggap kecemburuannya adalah hal sepele. suatu saat mungkin kamu ada di posisi dia, karma itu ada. Dan dari hal sepele itu kamu membiarkannya lalu hal itu menumpuk dalam hatinya dan dia mulai jenuh denganmu. Jika dia sudah mulai jenuh denganmu, itu tandanya hubungan sudah diambang-ambang. cari solusi yang akhirnya bukan kata “putus”. Tidak semua hubungan yang sudah jenuh mencari solusi yang akhirnya putus tetapi bertahan.
Ada tantangan juga jika kita punya pacar yang pencemburu berat, kalo kita sayang pasti kita hadapi, kalo menghindar entah dia mau memperjuangkan hubungan kamu untuk bertahan atau sudah cukup sampai di sini(LDR). Punya pacar cemburuan berarti tantangan kita untuk mengajarkan arti sayang yang sesungguhnya, tugas kita untuk menjaga dan memberikan penjelasan secara halus. bukan dengan emosi semata yang pada akhirnya tak ada penyelesaian. Dia sayang banget sama kamu, jangan menghindar. kasian dia nunggu penjelasan dari kamu, semisal dalam kondisi. dia nelponin kamu karena dia ingin meminta penjelasan dari kamu. ya kamu angkat, bukan menghindar. yang pasti kamu dan dia sudah saling dewasa untuk menyelesaikan masalah. 
Cemburu itu bukan garam dan bukan bumbu. cemburu itu suplemen. sampe dimana batas sabar kamu menghadapi dia.
Secemburunya kamu sama dia, pasti dia mikirin kok. cuma, cara dianya aja yang sering salah. kadang cuek dan menghindar. Setiap pacar punya cara tersendiri menghadapi pacarnya, kadang ada yang baik ada yang kurang baik. tapi, intinya masih saling sayang kok. Sesayangnya pacar kamu terlihat ketika dia merespon rasa cemburunya kamu, dimana letak kesabarannya dia. Tapi, kalo kamu lagi cemburu dan pacar kamu gak sabar mau ngasih penjelasan malah menghindar apa lagi marah-marah, mungkin sudah pada saatnya kalian harus ada yang mengalah demi mempertahankan hubungan kalian. terkadang mengalah lebih baik dari pada hubungan berakhir, lalu menyesal di kemudian hari karena melepas banyaknya kenangan yang tidak sedikit.

Semoga kamu, kami dan saya bisa mengerti lebih jelas, bagaimana cemburu itu ada. dan semoga artikel ini bermanfaat. Amiin

*notes: Kalo mau copast, berikan sumbernya yaa. kamu orang baik kok. jangan mencuri karya orang lain yaa, hargai mereka. *ketcup.

Gak kangen apa?



gak kangen apa? ketika muterin lagu dan lagu itu ngepas banget sama hubungan kamu. dan pacar bilang 'ini lagu buat kamu'.

gak kangen apa? pas ketemu becanda bareng, suka ketawa engak jelas, suka liatin dia terus kalo lagi berduaan.

gak kangen apa ya, nyium kening dan dicium keningnya. :')

gak kangen apa? saat dimana pacar ngusap-ngusap rambut kamu dan kemudian ada kecupan di kening.

gak kangen apa? pas dipegang tangannya terus tangannya dicium.


Gak kangen apa, dulu kita nonton bareng, yang aku tau. pas ngantri bareng kamu. itu kerasa banget moment kita berduanya, kerasa pas kita ngobrol lamanya. Ah, aku kangen kamu.

Ngeluh. Dicurigain. Terserah.

Ngeluh...

Jauh sih, tapi kalo udah kelamaan nunggu, harus sadar juga, dan coba kamu tanya pacar kamu, dia udah mulai ngeluh belum?

Pacar, kadang kalo udah mulai ngeluh, bahaya banget. bisa curhat sana-sini, bisa cari yang bisa dicurhatin ke sana-sin, berbahayanya kalau dia dapetin teman curhat yang lawan jenis, dan bakal gampang banget ketemu dengan yang namanya "nyaman" walaupun kita masih bingung antara "nyaman" atau "pelampiasan". 

Harus jaga-jaga, maksudnya kamu harus sedia badan kalo pacar kamu udah mulai ngeluh, seenggaknya kalo pacar mulai ngeluh ke kamu langsung ya satu kata; KETEMUIN. Inget, pacar kamu di sana gak sendirian; kadang ada aja pengganggu hubungan kamu sama dia. rawan kena modus, sadarrr! 

Karena di setiap kesendirian kita, sudah banyak benalu yang sudah siap untuk menempel ke hati yang sedang rindang. 

Dicurigain

Dia gak berubah kok cuma kamunya aja, insecure-nya terlalu berlebihan dan suka mikir yang macem-macem sama dia. Yang berubah itu bukan dia, tapi kamu. curiga kok kadarnya banyak banget. nanti overdosis. 
Kamu kangen dia yang dulu? padahal dia jauh lebih kangen sama kamu, kamu yang dulu. dulu gak se-protectif seperti ini. Peka itu bagus, terlalu peka itu disangka gak percayaan. jadi kadarnya yang sedeng-sedeng aja. 
Kamu sempet mikir enggak, apa enaknya dicurigain? dan posisinya, kamu yang dicurigain mulu gimana? apa enak? Dia juga bakal kesal, enggak enak tau yg namanya dicurigain. selingkuh enggak, yang ada malah sekalian aja dengan apa yang kamu curigain ke dia. 
Terus kalau kamu sadar emang gak enak dicurigain, kenapa terus-menerus nyurigain dia? Enggak ada yang enak sama yang namanya dicurigain, makanya intropeksi diri jauh lebih baik.
Kamu udah sayang, kamu udah percaya, kamu udah nyaman, lalu untuk apa ada rasa curiga? Curiga hanya membuat dia semakin tidak nyaman sama kamu.
Sehingga dia punya alasan kuat untuk berkata "putus", kamu terlalu protectif. Curiga sama pacar itu akan membuat kamu menyesal, setelah kamu benar-benar kehilangan karena rasa protectifnya kamu.

Cara bagaimana menghilangkan rasa curiga terhadap pacar adalah, menanamkan rasa percaya terhadap pacar sedewasa mungkin.


Terserah...

Jangan ada kata "terserah" kalau lagi debat sama pacar, sama aja kayak ngasih kesempatan buat jenuh, Tahu sendiri kalo udah jenuh, pikirannya buka kepercayaan lagi. tapi pikirannya gimana biar dapet kasih sayang dan perhatian.


"Ya udah, terserah kamu" ~> Oh ya udah kalo terserah, aku langsung curhat ke orang lain kalo lagi berantem. 
"Ya udah, terserah kamu" ~> kalo terserah aku, aku biarin orang lain masuk aja dalam hubungan kita.
"Ya udah, terserah kamu" ~> kalo terserah aku, berarti kamu kasih kesempatan buat aku untuk ngedeketin yang lain.



Yang namanya udah kena modus, itu bahaya banget. gak ada kata kepercayaan, yang ada kata "nyaman". Dia emang gak kayak gitu (mudah kena modus) tapi dia bisa kayak gitu kalo kamu tetep cueknya gak ketolongan. Dalam semua hubungan bukan karena ada kata "terserah", tapi bagaimana bisa menyelesaikan semua masalah bukan dengan "Terserah". 

Cinta itu bukan "terserah kamu" tapi, " ya udah, aku yang salah dan aku minta maaf".


bassed on @longdistance_R