I LOVE YOU are words just three, which mean so much on our ANNIVERSARY..
so this is what i want to say, live in my heart n there forever stay!
Hari demi hari telah kita lewati, suka duka selalu bersama. kadang
gembira, kadang juga sedih. ya, itulah yang namanya suatu hubungan
cinta. Kalau selalu suka pasti gak enak. selalu duka pun juga gak enak.
tidak terasa semua itu berlalu sudah satu tahun. yah, memang masih usia
muda hubungan kita. Namun segala macam keadaan telah membuat kita
menjadi berpikir dewasa semoga di ulang tahun jadian kita yang ke satu tahun ini akan semakin
menjadikan kita sosok pribadi yang dewasa. Penuh tanggung jawab dan
berpikir matang. Semoga semua masalah yang kita hadapi bukan akan
menjauhkan hubungan kita, melainkan semakin mendekatkan kita. karena
permasalahan adalah sebuah ujian yang pasti ada dalam dunia cinta dan
harus diselesaikan dengan bijak..You are truly a blessing from God..Thank you for being my partner, spouse, lover, and friend..Anniversary is the day you remember that both of you commited to a
lifetime of love and relationship. Cheers then for remembering!
pagi-pagi gua bingung dengan kehadiran sosok dia yang tiba tiba ada didepan rumah gue dengan membawa bunga dan surat yang ia selipkan di bunga itu sayanggggggggggg YOU MAKE ME PROUD OF YOU!!! sooooooooo i love u more than anything darl
Aku tak perlu menanyakan kabarmu, karena senyummu yang manis
kala itu sudah menjawab segalanya. Nampaknya kamu sehat-sehat saja. Sinar matamu
yang bersinar terang cukup membuatku tenang. Tak berkurang kegilaanku, aku ternyata
semakin mencintaimu dalam keadaan sadar ataupun tidak sadar.
Pengeran kotak-kotakku datang dengan kemeja putih. Tampak sangat tanpan
dan memukau. Tubuhnya yang tipis membuatku ingin selalu melindunginya
dalam pelukan. Baiklah, aku lancang. Ketika menyadari posisiku bukan
siapa-siapa, aku memilih menatapmu dari jauh.
Sudah lama kutunggu saat-saat itu, saat aku bisa menggenggam
erat jemarimu meskipun harus berjibaku dengan ratusan penggemar. Aku memimpikan
saat-saat bisa menyelami banyak hal yang ada di bola matamu. Siang tadi, aku
merasakannya. Kuatnya magismu, tawa lembutmu, dan suaramu yang santai
menyebabkan gerakan aneh di hatiku; entah perasaan apa.
Senyummu yang bisa kunikmati dari jarak lima meter itu terus
mengguncangkan pikiranku. Kalau kautak ada di panggung kala itu, aku akan memelukmu
erat-erat dan tak akan melepaskanmu sampai kapan pun. Mustahil. Siapa aku di
matamu? Rasa kagumku terlalu kecil jika dibandingkan dengan rasa kagum dan
perhatian mereka untukmu. Keberaniaanku untuk menyentuhmu terlalu lemah, hingga
hanya jemari dan bahumu saja yang bisa kusentuh.
Kebahagiaanku berlipat ganda. Senyummu bisa kunikmati tanpa
batasan layar kaca. Kamu mau tahu perjuanganku saat menemuimu? Aku bangun pagi
dan bergegas mengambil undangan, itu kulakukan hanya untuk menemuimu. Aku harus
menempuh jarak puluhan kilometer, Bogor-Jakarta; hanya untuk menikmati
senyummu. Aku tak sarapan dan makan siang, hanya untuk merasakan hangatnya
jemarimu mengisi sela-sela jemariku saat kita bersalaman. Sekarang, saat sedang
menulis ini, kepalaku seakan berputar tak karuan. Sosokmu yang manis dan riuh
penonton kala itu masih terdengar di telingaku.
Ini pertama kalinya aku bertemu denganmu. Kepercayaan dan
keyakinanku terjawab juga, jika Tuhan mau— segala yang tak mungkin bisa saja
menyentuh nyata. Aku tak berharap ini adalah pertemuan pertama dan terakhir. Izinkan
aku terus berdoa untuk pertemuan kita selanjutnya. Perbolehkan aku terus
mencintaimu dalam diam dan ketakutanku.
Takut? Apa yang kutakutkan? Aku takut jika hanya aku yang
histeris sendirian ketika kautiba-tiba muncul dalam ingatanku. Aku takut
jika perhatianku tak benar-benar kaurasakan. Aku takut pada
ketidaktahuanmu terhadap
sosokku.
Kausaja tidak tahu namaku, masih pantaskah aku berharap
lebih?
Aku lupa sudah berapa kertas dari bukuku yang kutuliskan namamu di atasnya.
Masa-masa sekolah, layaknya yang digambarkan di televisi, selalu
penuh dengan kenangan-kenangan. Masa-masa itu yang paling berkesan. Ada
yang diisi dengan kebahagiaan, tapi berakhir dengan kepahitan.
Setiap pagi, mungkin ada dari kamu yang begitu semangat datang ke
sekolah cuma karena ada dia yang dipuja. Sesampainya di sekolah,
langsung sepik-sepik lewatin kelas dia, cuma pengin tau dia udah datang
atau belum. Malahan ada juga yang selalu merhatiin tempat parkir, biar
tau berarti dia udah datang kalau ada motor dia terparkir di sana.
Waktu upacara, nggak ada lagi kerjaan selain nyari ke sekeliling, dia
yang dipuja berdiri di sebelah mana. Beberapa kali merasa jodoh, cuma
karena bisa berdiri sebarisan sama si dia. Ya, secret admirer memang
terlalu gampang bahagia.
Waktu belajar, yang dibayangin cuma dia. Bahkan ada yang cukup berani
nulis namanya di halaman belakang buku catatan, meski hanya inisial.
Ketika udah nggak tahan lagi sama pelajaran yang gurunya lebih
membosankan, mulai sok-sokan izin ke toilet dan sengaja lewat kelasnya.
Kalaupun si dia lagi nggak ada di kelas, ngeliat tasnya aja udah seneng.
Saatnya istirahat, suka banget diem-diem ngeliatin dia bercanda sama
temen-temennya. Ngeliatin dia senyum dan ketawa, memancing kamu juga
ikut tersenyum… lalu membuang muka sejauh-jauhnya ketika dia sadar
sedang dipandangi.
Buat yang cowok, seringkali menahan panas hati ketika si dia yang
jadi inceran digodain sama anak cowok lain, apalagi kakak kelas. Buat
yang cewek, seringkali meleleh ketika sang pujaan lagi gitaran dan
nyanyi bareng temen-temennya… padahal nyanyian itu bukan buat dia.
Terasa begitu membahagiakan di sekolah, selama ada dia. Bahkan libur sehari pun rasanya terlalu lama.
Sayangnya, masa-masa itu akan segera berakhir.
Memang sakit mengetahui seseorang yang kamu sayang akan pergi, dan kamu gak bisa berbuat apa-apa.
Beberapa suka sama seniornya di sekolah, dan sebentar lagi UN. Ada
juga yang sebagai senior, terus suka sama juniornya. Dari kedua hal itu,
ada satu persamaan, yaitu: sama-sama gak akan bisa ngeliat sang pujaan
lagi.
Pertanyaannya adalah…
Apa kamu rela dia pergi tanpa tau seberapa besarnya perasaan kamu?
“Kalau jodoh, nggak akan ke mana, kok.” Buat yang nyeletuk itu dalam
hati setelah baca postingan ini, gue cuma bisa ngucapin: jangan
menyesal.
Satu lagi pesan dari gue… Dua hati yang ingin dipertemukan dalam satu cinta… itu membutuhkan momen. Dan mungkin, ini saatnya.
Ada hati yang tidak selamat ketika terucap selamat tinggal.
punya temen banyak emang enak..dan sangat bermanfaat asikkkkkkk.... berpetualang bareng main bareng foto bareng dan lain-lain siapa ajasih temen gue mau kenal?simak berikut ini..:
SITI MAHWAH
biasa akrab dipanggil mahwa atau simah...wkwk rambutnya keriting yah semacam kayak mie instan...orangnya putih engga item juga engga, memiliki betis yang amat besar...sehingga kalo minta difoto gamau fullbody, hobinya mencari keributan dimana2 pernah dikereta sendal orang melayang karena diinjek dia!! waktu itu kaki nenek2 disapu, dibusway hobinya bikin suara kodok didalam kesunyian..paling maruk dan celamitan paling demen berantakin kamar gua
...yah itulah dia makhluk tuhan paling ANEH but i love them..
AJENG CIPTA LARASATI
biasa di panggil AJENG makhluk aneh ini mempunyai poni seucrit..yang katanya suka banget sama paramore...jago banget bahasa inggris orangnya berhijab kadang kagak wkwk suka melakukan hal yang aneh..bikin harlem shake paling depan dengan menggunakan gesper dikepala dan kantong kresek...hobinya nyemilin anak orok ..kalo foto bagusnya tanpa disengaja.... contohnya seperti ini:
HABIBAH
namanya habibah doang gada kepanjangannya...matanya sipit idung pesek putih sih orangnya lucu dulu dikelas jadi bahan cengan ..orangnya tegar dan bijaksana...wkwk
DYAN LUTFIAH
biasa dipanggil dian..kenal waktu pkl dulu..orangnya jangkung pake behel tapi kayanya sekarang udah dicopot..orangnya lumayan baik banget...kadang sih nyebelin wkwk