
ini cerita terinspirasi dari seorang anak jalanan waktu itu sekitar pukul 21:00 gue baru pulang main dari plaza indonesia sama temen gue, dan dijam-jam itu pengamen anak kecil berkeliaran!!!!! tragissss banget liat mereka, kemana orang tua mereka? apakah ia mendapatkan kasih sayang dari orang tua mereka? apakah mereka pantas merasakan hangatnya kasur dan pelukan seorang ibu? jelas saja ia. namun yang hanya ia rasakan adalah dinginnya udara malam, jemari kecil mereka terus beradu sambil mengeluarkan suara merdunya dengan langkah yang tertatih tanpa alas kaki,,, hujan...dingin...lapar....andai saja mereka bisa berkata..ayah...ibu...dimanakah dirimu...aku rindu...ayah...ibu...kenapa engkau lahirkan aku kedunia yang kejam ini mengapa?????? aku ingin seperti mereka bu...yang merasakan indahnya bangku sekolah makanan yang lezat tanpa harus aku bekerja keras....
Kokok ayam baru saja terdengar
Tapi bocah-bocah itu telah bergegas ke jalan raya
Dengan alat yang mereka punya
dan sebuah kantong permen
Lagu demi lagu mengalun sendu
dari mulut mungil mereka
Apa yang mereka lakukan?
Apakah bangku-bangku sekolah telah habis
Dibeli para mulia untuk anak-anaknya?
Ataukah mereka terlalu terlalu nista untuk merasakannya?
oh…. Entahlah mungkin ini sudah jamanya
Tapi bocah-bocah itu telah bergegas ke jalan raya
Dengan alat yang mereka punya
dan sebuah kantong permen
Lagu demi lagu mengalun sendu
dari mulut mungil mereka
Apa yang mereka lakukan?
Apakah bangku-bangku sekolah telah habis
Dibeli para mulia untuk anak-anaknya?
Ataukah mereka terlalu terlalu nista untuk merasakannya?
oh…. Entahlah mungkin ini sudah jamanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar